Array
Array
Teka Teki Monumen CIA Kryptos Mulai Terpecahkan
Ini adalah teka teki yang membingungkan semua orang termasuk para Agen CIA sendiri. Monumen yang dibuat oleh James Sanborn yang bekerja sama dengan cryptographer CIA Ed Scheidt akhirnya mulai terpecahkan setelah hampir 22 tahun berdiri.
Read the rest of this entry »
Array
Array
Antonio Meucci si Penemu Asli Telepon

IstimewaSekali lagi terbukti bahwa kebohongan tak akan bisa disembunyikan selamanya. Dan juga bahwa kebenaran pada akhirnya akan terungkap, sesulit apa pun caranya. Sekarang, giliran Meucci – yang semula sebagai pihak yang dizalimi – yang memperoleh kemuliaan dan penghormatan atas jasanya kepada dunia dan kehidupan. Sementara Bell, tentunya harus mempertanggung-jawabkan apa yang selama ini telah diupayakannya. Dan dunia menjadi saksi atas semuanya itu….
Read the rest of this entry »
Array
Array
Orang papua berasal dari Afrika ?

Sebenarnya artikel ini menjawab penasaran saya akan adanya Ras kulit hitam di benua Asia. Khususnya di negeri tercinta kita ini..yaitu adanya saudara-saudara kita di Papua sana yang notabene ber Ras Kulit Hitam. Pertanyaannya adalah Apakah mereka benar berasal dari Afrika dan mengapa bisa terpisah dari benua Afrika.
Ok, hal tersebut bisa terjawab dengan tektonik lempeng dan rasanya kita tidak perlu membahas teori ini secara detail karena sudah banyak di ulas di forum-forum. Sebagai gambaran kasarnya begini : (lihat gambar dulu gan biar enak he he he he).
dari gambar diatas (tektonik indonesia), kita bisa lihat bahwa papua termasuk kedalam warna orange, warna orange tersebut adalah lempeng indo-australia, jadi kita sepakat bahwa pulau papua merupakan bagian dari lempeng indo-australia (warna orange) dan bukan bagian dari lempeng eurasia (warna hijau).
Pada 65 juta tahun yang lalu, lempeng GONDWANA pecah menjadi 5 lempeng besar, yaitu lempeng amerika selatan, afrika, india, australia, dan antartika. Benua australia mulai memisah, dan berlayar jauh ke arah timur laut dan meninggalkan teman-temannya di antartika. Dan akhirnya lempeng indo-australia ini bertabrakan dengan lempeng eurasia dan pulau kecilnya yang bernama PAPUA terlepas dan bertabrakan dengan lempeng pasipik dan eurasia, (pusing gan ?…sama).
Jadi jawabannya adalah orang-orang papua asalnya dari Afrika dan mereka berpindah, akan tetapi mereka tidak menyadarinya, karena yang berpindah bukan manusianya, akan tetapi PULAU mereka yang berpindah!
Array
Array
Kenapa Film Saving Private Ryan di Buat ?

Wah, sepertinya kita harus menggali memori kita yang paling dalam karena saya akan coba membuka kembali memori lama kita mengenai film karya Steven Spielberg ini. Saving Private Ryan adalah sebuah film yang penuh dengan perjuangan dalam penyelamatan seorang prajurit AS dan…bla bla bla.
Read the rest of this entry »
Array
Array
Membuka Rahasia Kecil Antara Freeport dan GreenPeace

Sebenarnya masih banyak rahasia-rahasia yang di sembunyikan antara freeport dan greenpeace ini. Tapi baru beberapa saja yang berhasil di ungkap dan dipublikasikan karena begitu rapinya rahasia ini di jaga. Artikel ini coba membuka sedikit rahasia itu dan mudah-mudahan saja bisa membuka hati para anggota Greenpeace khususnya greenpeace yang ada di Indonesia.
Begitu banyak efek samping yang kejam dari penambangan Freeport, selain hasilnya yang 99% untuk Amerika dan sedikit icip-icip untuk segelintir pejabat korup antek mereka, sedangkan untuk bumi pertiwi ini cuma kebagian 1%.
Array
Array
Cara Cepat membuat Barcode Untuk Blog

Udah kenal sama Barcode, kalau udah ya syukur kalau belum ini saya coba kenalkan, siapa tahu jodoh hi hi hi. Mungkin ini postingan paling aneh karena isinya hanya gambar-gambar barcode yang nggak jelas maksudnya. Tapi hal ini memang di sengaja biar asyik dan unik.
Array
Array
Cara Menggunakan Plugin StatPress

Mungkin saja ada yang mau tahu bagaimana caranya menggunkan plugin yang satu ini, walaupun plugin ini nggak setenar plugin plugin yang lain tapi alangkah lebih baiknya kita coba ulas plugin yang satu ini.
Kalau saya sich udah soulmate banget sama plugin yang satu ini dan semenjak menggunakan wordpress plugin ini tidak bisa pisah dengan blog saya he he he {sampai segitunya ya..}.
Seperti orang dagang dan biar dagangannya cepat laku maka kita harus promosi dulu biar ada yang mau make plugin ini. Keuntungan yang paling terasa adalah kita punya statistik sendiri yang keren dan bisa di utak atik kata-katanya dan perhitungannya sangat akurat dan real time banget.
Read the rest of this entry »
Array
Array
Penemu Amerika Bukan Columbus atau Cheng Ho tapi…?

Memang selama ini yang sangat sangatlah terkenal sebagai penemu benua Amerika adalah seorang Columbus atau Christoper Columbus nama lengkapnya. Konon dia lah orang pertama yang menemukan benua Amerika dan itulah yang di ajarkan waktu kita sekolah dulu. Betul nggak ?.
Christoper Columbus adalah seorang penjelajah dan pedagang yang menyeberangi Samudra Atlantik dan sampai ke benua Amerika pada tanggal 12 Oktober 1492 di bawah bendera Castilian Spanyol. Ia percaya bahwa Bumi berbentuk bola kecil, dan beranggap sebuah kapal dapat sampai ke Timur Jauh melalui jalur barat. Dia adalah enemu Amerika ? jawabannya adalah jelas bukan.
Read the rest of this entry »
Array
Array
Galapagos,Indonesia,Darwin dan Surat Ternate

Saya jamin kamu pasti bingung membaca judul di atas. Nggak usah pusing dan mumet, sedangkan saya yang nulis juga bingung mau ngasih judul apa untuk artikel ini. Ya udah gini aja, kita kali ini berbicara mengenai Charles Darwin yang sangat terkenal dengan teori evolusinya tersebut namun sayang sudah di hancur leburkan alias teori sudah terbantahkan oleh cendikiawan Harun Yahya.
Kalau film ada opening scane tapi kalau di blog saya kasih image opening ha ha ah mulai ngawur nih….nih saya kasih gambar yang baru saja saya buat pakai photoshop biar nggak bosan lihat tulisan terus.
Teori evolusi nggak usah di bahas karena udah nggak ada gunanya karena sudah jelas keanehan-keanehannya. Sekarang kita buka aja rahasia penelitian Darwin di kepulauan Galapagos. Dimana dia sudah meneliti selama 20 tahun di sana tapi tidak memberikan hasil.
Read the rest of this entry »
Array
Array
Greenpeace Gunakan Data Palsu untuk Tekan Negara Berkembang Bagian 2

Ada beberapa pengunjung yang memprotes atau bahasa halusnya mengeluh bahwa postingan dengan http://khairilinsani.com/greenpeace-gunakan-data-palsu-untuk-tekan-negara-berkembang.html tidak bisa di lihat lagi artikelnya. Dan saya pun baru mengetahaui setelah mencek langsung. Padahal sebelumnya tulisan ini baik-baik saja dan untuk menjawab itu semua kembali saya posting kan artikel ini dan mudah-mudahan tidak ada pihak yang “mengganggu” artikel ini.
Kasus ‘Serangan’ Greenpeace thd Sawit Indonesia Masuki Ranah Politik yg Bahayakan RI
________________________________________
DPR: Kalau Perlu Greenpeace Tinggalkan Indonesia
Kamis, 30 September 2010 , 18:51:00 WIB
RMOL. Tuntutan agar LSM Greenpeace segera hengkang dari Indonesia semakin mengemuka. Kalangan anggota DPR curiga, Greenpeace membawa misi terselubung yang membahayakan perekonomian nasional.
Greenpeace ditengarai menggunakan data-data palsu untuk menyerang perusahaan perkebunan di Indonesia. Bahkan, dalam audit yang dilakukan oleh auditor independen dari Australia, ITS Global, terungkap adanya indikasi persaingan dagang negara Barat melawan negara berkembang seperti Indonesia.
Ketua Faksi Partai Demokrat, Mohammad Jafar Hafsyah menyatakan, jika temuan auditor ITS Global terbukti benar, wibawa Greenpeace dipastikan akan melorot di dunia internasional. “Kalau memang benar, maka sungguh naif bagi Greenpeace yang dikenal luas ternyata menggunakan data palsu,” tukas Ketua Komisi yang membidangi Kehutanan, Perkebunan, dan Pertanian itu di Jakarta, kepada wartawan, Kamis (30/9).
Jika terbukti benar, Jafar mendesak pemerintah menindaktegas Greenpeace. Ia meminta Greenpeace tidak lagi beraktivitas di tanah air.
“Bila perlu Greenpeace jangan ada lagi di Indonesia,” tambahnya. Jafar juga mengaku prihatin terkait desakan internasional yang kerap memojokkan Indonesia sebagai paru-paru dunia. Padahal, oksigen sama-sama dinikmati seluruh dunia.
“Lalu kenapa hanya kita saja yang bertanggungjawab? kata Jafar.
Terkait aktivitas Greenpeace di Indonesia, Jafar mendesak pemerintah untuk terus mengawasi sekaligus mengevaluasi kinerja LSM asing tersebut. Ia beralasan, langkah itu sangat penting guna mengamankan kepentingan nasional.
“Kami meminta Kementerian Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan instansi terkait lainnya melakukan pengawasan dan evaluasi. Ini untuk menghindari agar data yang diberikan Greenpeace tidak asal-asalan,” imbuhnya.
Tentang foto satelit yang sering digembor-gemborkan Greenpeace sebagai bukti kerusakan hutan Indonesia, Jafar mengaku kurang puas. Alasannya, foto satelit belum bisa dijadikan sebagai indikasi. Harus ada langkah lanjutan seperti survei langsung ke lapangan.
“Contohnya, kita belum bisa membedakan padi atau lalang kalau hanya difoto dari udara. Tapi kalau langsung terjun ke lapangan, itu baru bisa dipastikan,” jelasnya. Bahkan, Jafar juga meragukan apakah para aktivis Greenpeace pernah masuk hutan atau belum.
“Mudah-mudahan saja Greenpeace pernah masuk ke hutan. Kalau tidak, bisa kacau,” kata Jafar tertawa.
http://rakyatmerdeka.co.id/news.php?id=5199
Greenpeace Diduga Gunakan Data Palsu untuk Tekan Negara Berkembang
Rabu, 29 September 2010 , 13:06:00 WIB
RMOL. Tuduhan Greenpeace tentang perusakan hutan di Indonesia diyakini hanya bohong belaka. Hal ini terkuak ketika International Trade Strategies Global Asia Pacific (ITS Global) merilis laporan terbaru tentang kejahatan Greenpeace. ITS Global adalah lembaga audit independen berbasis di Melbourne, Australia, yang sudah 16 tahun eksis bidang strategi perdagangan internasional, kebijakan lingkungan, bantuan pembangunan, strategi komunikasi, dan penelitian.
Dalam laporan yang dirilis ITS Global dan dikutip media Australia, EarthTime.Com (Minggu, 26/9) disebutkan bahwa Greenpeace kerap menggunakan data dan informasi palsu guna menyerang kredibilitas perusahaan yang jadi target sasaran. ITS Global juga meyakini bahwa Greenpeace telah melakukan kejahatan yang sangat serius.
Alan Oxley, Direktur ITS Global mengungkapkan, pihaknya telah mengkaji dokumen bulan Juli 2010 bertajuk “Bagaimana Sinar Mas Meluluhkan Bumi,” sebuah laporan yang memfokuskan sebagian besar perhatiannya pada praktik-praktik kehutanan yang berkelanjutan dari Asia Pulp & Paper (APP) yang berbasis di Jakarta, salah satu perusahaan bubur kertas dan kertas terkemuka di dunia. Menurut Oxley, audit tersebut secara sistematis menganalisis 72 klaim Greenpeace terhadap APP yang mencakup lebih dari 300 catatan kaki dan sekitar 100 referensi.
Melalui kajian tersebut, terbukti Greenpeace memberikan kutipan-kutipan yang tidak ada; peta-peta yang menunjukkan konsesi yang tidak ada; dan menggunakan materi sumber dengan toleransi kesalahan tinggi yang dikutip sebagai fakta mutlak.
“Pemeriksaan yang cermat atas bukti tersebut menunjukkan, bahwa laporan Greenpeace tersebut sangat menyesatkan dan sama sekali tidak dapat dipertahankan. Klaim tentang ekspansi perusahaan besar-besaran secara rahasia di Indonesia didasarkan pada informasi fiktif. Dan informasi yang mendukung dugaan bahwa perusahaan terlibat dalam praktik kehutanan ilegal pada lahan gambut adalah tidak berdasar maupun merupakan kesalahan yang sangat serius,” tukas Oxley.
Adapun laporan audit tersebut merujuk dua klaim utama terhadap APP yang disebut ITS Global tidak berdasar, yakni tuduhan ekspansi perusahaan dan emisi gas rumah kaca. Seperti diketahui, sebelumnya Greenpeace mengklaim APP secara rahasia berencana untuk memperluas konsesinya secara dramatis seluas 900.000 hektar antara tahun 2007 dan 2009, dengan melandaskan tuntutannya pada dokumen internal yang dianggap benar serta menolak untuk mengungkapkannya.
Greenpeace juga mendukung klaimnya dengan peta-peta yang dibuat dengan menandai beberapa area konsesi APP. Sebaliknya, menurut audit tersebut, konsesi pemasok APP meningkat hanya sebesar 25.000 hektar lebih dalam kurun waktu tersebut. Selain itu, tidak ada bukti bahwa rencana ekspansi tersebut pernah menjadi kebijakan perusahaan. Bahkan, dalam audit itu, peta dalam laporan Greenpeace tersebut menunjukkan empat konsesi yang tidak pernah ada.
Selanjutnya, emisi gas rumah kaca. Laporan Greenpeace menegaskan, bahwa APP memainkan peran utama dalam meningkatkan emisi gas rumah kaca dengan merusak lahan gambut yang bernilai tinggi. Anehnya, laporan tersebut mengutip serangkaian peta, yang diakui pembuatnya, memiliki toleransi kesalahan hingga 31 persen. Bahkan, Universitas pertanian terkemuka Indonesia menilai, batas kesalahan dari peta-peta tersebut mencapai 90 persen. Itulah sebabnya, menurut ITS Global, klaim Greenpeace bahwa APP merupakan kontributor utama terhadap emisi gas rumah kaca tidaklah benar.
“Yang menyedihkan hal ini bukanlah insiden yang terpisah. Sebelumnya Greenpeace telah membesar-besarkan klaimnya. Ketika kami melihat laporan seperti ini dengan ketidakakuratan faktual yang jelas seperti itu, hal tersebut membuat kami mempertanyakan agenda Greenpeace sesungguhnya, mempertaruhkan kebaikan yang lebih besar demi mewujudkan tujuan politiknya sendiri,” tandasnya.
Oxley juga memperingatkan bahwa gencarnya kampanye menyesatkan Greenpeace terhadap kehutanan di negara-negara berkembang pada akhirnya membahayakan jutaan mata pencaharian yang tergantung pada sektor hutan
http://rakyatmerdeka.co.id/news.php?id=5077
————–
Harap diketahui saja oleh para elit di Indonesia, model ‘soft intervention’ atau ‘Soft War’ dalam menaklukkan negara-negara berkembang oleh bekas negara Penjajahnya dulu, kini mulai menjadi trend baru di era dekade pertama abad 21 ini. Era tahun 1980-2000-an, pola itu dilakukan dengan memakai tangan IMF dan World Bank, di dalam mengatur dan mengendalikan perekonomian negeri-negeri berkembang seperti Indonesia, sehingga kedaulatan ekonominya tergadaikan dan sebagain besar asset-asset negeri dan rakyatnya pada akhirnya di kuasai asing.
Kini mereka akan memakai strategi yang jauh lebih halus dan lunak, tetapi tetap saja mematikan. Mereka lebih banyak memakai tangan-tangan LSM, lembaga-lembaga non-profit dan sejenisnya, berkedok ilmiah, pelestarian lingkungan, issue ‘global warming’, dan bahkan berkedok akan terjadinya kiamat tahun 2012. Pengalaman perang fisik yang dilakukan AS dan Eropa di Irak dan Afghanistan, tampaknya mulai menyadarkan mereka semua bahwa konflik fisik untuk menguasai suatu bangsa dan negeri di abad 21 ini, hanya berakibat fatal dan sangat menggerogoti sendi-sendi ekonomi mereka. Dan itu terbukti saat terjadi krisis ekonomi di akhir 2008 lalu, saat krisis keuangan global yang mereka alami saat itu, sedikit banyak diakibatkan pula oleh keterlibatan mereka di konflik di kedua negara berkembang tadi.
sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5452893
Read the rest of this entry »









